Rabu, 27 Februari 2013

Tangga Seribu


Tangga Seribu – Pagar Alam
Tangga Seribu – Dari namanya pasti banyak mengira tangga ini memiliki seribu anak tangga. Jika anda berpikir begitu, anda salah. Jumlah anak tangga ini hanya berkisar ratusan.
Jika tidak percaya silakan di hitung anak tangganya dari bawah sampai atas. Diberi nama tangga seribu hanya sebagai sebutan saja dari masyarakat sekitar untuk icon kota pagar alam ini saat pertama kali dibangun.
Lokasi dan Transportasi
Untuk menuju ke lokasi tangga seribu ini tidaklah susah. Karena letaknya yang berada di sekitar perkantoran pemerintah daerah kota Pagar alam yang tidak jauh dari kota. Anda dapat menuju kesini dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun dengan menggunakan kendaraan umum seperti angkot, ojek atau becak motor.
Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, maka dari pusat kota pagar alam, anda dapat langsung menuju ke kawasan wisata gunung gare. Sebelumnya anda akan tiba di pintu gerbang penarikan pajak restribusi. Disini anda akan ditarik pajak restribusi sebesar Rp 1.000*) untuk satu orang. Kemudian setelah melewati pintu itu, akan ada pertigaan jalan dimana di tengah-tengah jalan terdapat patung pejuang.
Di pertigaan jalan ini terdapat sebuah plang penunjuk arah ke kawasan gunung gare. Anda dapat langsung belok ke kiri untuk menuju gunung gare. Pada plang tersebut tidak tertulis objek wisata tangga seribu, yang ada hanya tulisan gunung gare, jadi anda harus mengikuti petunjuk yang bertuliskan gunung gare tersebut.
Setelah anda berbelok ke kiri, maka tidak jauh dari melintasi jalan ini, anda pun akan tiba di komplek perkantoran pemerintah daerah kota pagar alam. Di sebelah komplek perkantoran inilah letak tangga seribu itu.
Jika anda menggunakan kendaraan umum seperti angkot, maka dari kota pagar alam, anda dapat langsung menuju ke terminal Besemah terlebih dahulu. Disini anda dapat naik angkot dengan trayek terminal – gunung gare. Ongkosnya hanya sekitar Rp 7.000*) untuk sekali jalan. Alternatif lainnya, anda pun dapat menyewa ojek ataupun becak motor di terminal.
Ongkos yang dipasang bermacam-macam. Mulai dari Rp 15.000*) sampai dengan Rp 25.000*), Harga tersebut masih bisa anda tawar. Semakin pintar anda menawar, semakin murah pula harga yang diberikan. Terkadang kendaraan umum ini dapat pula anda temukan di kota pagar alam tanpa harus ke terminal, jika anda merasa malas untuk pergi ke terminal, anda dapat menunggu angkutan umum ini melintasi jalan kota.
Sebelum naik angkutan umum ini, sebaiknya tanyalah terlebih dahulu kepada sopirnya, bisa tidak diantar ke lokasi tangga seribu dan berapa ongkosnya. Karena lebih baik anda sudah mengetahui ongkos dan tujuan kendaraan sebelum naik bukan.
Wisata
Tangga seribu merupakan icon kota pagar alam saat pertama kali dibangun. Di sekitar lokasi terdapat papan petunjuk wisata yang bertuliskan tangga 2001, namun tetap saja masyarakat lebih mengenal tempat ini dengan sebutan tangga seribu. Bentuknya yang memanjang membelah tengah-tengah kebun teh, menjadikan pemandangan tempat ini sangatlah indah.
Banyak wisatawan yang berkunjung ke kota pagar alam selalu menyempatkan diri untuk berkunjung kesini, baik wisatawan lokal maupun wisata asing. Mereka yang datang selain untuk bersantai, terkadang pula menjadikan tempat ini sebagai lokasi untuk foto preweding.
Bentuk tangganya pun sangatlah unik. Memiliki lebar sekitar lima meter dan anak tangga yang berundak-undak memanjang dari tempat rendah menuju ke tempat yang lebih tinggi, dimana pada setiap anak tangganya terdapat sebuah lampu yang akan menyala berkedip-kedip saat anda melewatinya.
Pemandangan alam dan hamparan kebun teh yang terbentang luas dijamin tidak akan membuat anda lelah saat mencoba menapaki anak tangga ini satu persatu. Jika anda naik, maka pesona gunung dempo akan menyapa di hadapan anda, sebaliknya jika anda turun, maka pesona pemandangan gunung gare menyambut anda.
Selain itu dari atas anak tangga ini, anda dapat pula melihat kota pagar secara lebih luas. Sungguh pemandangan alam yang cantik dan tidak akan bisa dilupakan.
Di sebelah tangga seribu ini terdapat pula tanah lapang yang terbuka. Tanah ini merupakan tempat pendaratan olah raga paralayang, dimana lokasi awal terbangnya yang berada di daerah tugu rimau. Tempat paling tinggi yang bisa dilalui dengan mobil.
Tempat ini selalu ramai digunakan pengunjung untuk duduk bersantai menikmati suasana alam yang sejuk. Sesekali sering datang kabut tipis yang membuat pemandangan jadi terbatas. Namun saat-saat inilah yang sering menjadikan tempat ini selalu ingin dikunjungi.
Tips
1. Sebaiknya datanglah kesini pada pagi hari, karena cuaca akan lebih cerah tidak tertutup kabut. Sehingga pemandangan dapat di lihat lebih luas.
2. Bawalah barang keperluan anda secukupnya, jangan sampai memberatkan perjalanan.
3. Sebaiknya bawalah pula jaket dan penutup kepala seperti topi atau payung, karena di kota ini cuaca sering kali susah ditebak, kadang hujan, kadang pula tiba-tiba panas.
4. Bawalah uang secukupnya.
Tangga seribu merupakan tempat favorit bagi wisatawan. Terutama bagi pemuda-pemudi kota pagar alam. Pemandangan alamnya yang indah serta tempatnya yang tidak jauh dari kota menjadikan tempat ini selalu ramai dikunjungi, baik dari pagi sampai sore hari. Ajaklah serta teman atau keluarga anda untuk berkunjung kesini agar perjalanan semakin menyenangkan. Selamat berlibur!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar